Deklarasi Islam terhadap Solidaritas Umat

Home / Pendidikan / Umum / Deklarasi Islam terhadap Solidaritas Umat

}Setelah Islam mengabarkan sebagai agama kebenaran dan di atas pondasi fitrah dan akal yang sempurna, lantas Islam menyerukan perbaikan sosial

}Perbaikan sosial dilandasi keakraban dan solidaritas umat

}Islam untuk seluruh umat manusia, berbeda dengan agama-agama sebelumnya yang mana para nabi dan rasul hanya diutus untuk kaumnya saja

}Ciri keumuman Islam hanya ditemukan pada Islam, tidak ditemukan di agama-agama sebelumnya

}General untuk semua umat manusia, dapat diterapkan di setiap waktu dan tempat

Kondisi Suku Arab Jahiliyah

}Terpecah-pecah menjadi suku-suku kecil

}Saling berperang

}Bahkan tidak tampak ada jalan perdamaian

}Hilangnya rasa kasih sayang dan  kelembutan

}Hingga: seseorang memakai sendal dari kulit musuhnya yang ia bunuh

}Maka rasul datang untuk mengajarkan rasa harmoni dan persatuan yang menyeluruh, di bawah naungan cahaya wahyu

 يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقۡنَـٰكُم مِّن ذَكَرٍ۬ وَأُنثَىٰ وَجَعَلۡنَـٰكُمۡ شُعُوبً۬ا وَقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوٓاْ‌ۚ إِنَّ أَڪۡرَمَكُمۡ عِندَ ٱللَّهِ أَتۡقَٮٰكُمۡ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ۬

 Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

(QS al-Hujurot 13)

}Bangsa Arab ketika itu sangat menjunjung tinggi nasab, bahkan unta dan kuda mereka pun diberi nasab, sehingga dianggap lebih tinggi dari unta dan kuda lainnya

}Rasul diutus kepada mereka, meskipun dihina oleh para penghina

 فَٱصۡدَعۡ بِمَا تُؤۡمَرُ وَأَعۡرِضۡ عَنِ ٱلۡمُشۡرِكِينَ

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan [kepadamu] dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. (QS al-Hijr:94)

}Allah memulai dengan memanggil dengan sebutan “wahai manusia”

}Allah menyebutkan asal manusia yaitu Adam dan Hawa, meskipun berbeda-beda iklim, warna, dan kehidupan

}Pengingatan tentang memori ini untuk saling mengenal, karena Allah sendiri yang menciptakan suku-suku dan kabilah-kabilah (kelompok-kelompok)

}Pada masa arab jahiliyah, semua suku merasa yang paling mulia

}Semua suku merasa bahwa sukunya adalah yang paling mulia, bahkan paling mulia dari seluruh manusia (bukan di antara bangsa arab saja)

}Tetapi Allah mengingatkan, yang paling mulia adalah yang paling bertakwa, apa itu? Yang paling takut kepada Allah, dan yang paling melaksanakan sesuatu yang disukai Allah, yaitu adil, setara, menepati janji, mengendalikan hawa nafsu, dan setia kepada akal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *