Pandangan KH Wahab Chasbullah soal Hukum Potong Tangan

Sejarah
Dalam lintas sejarah Indonesia pasca-kemerdekaan, pemerintahan Indonesia pernah mengalami berbagai perubahan bentuk. Pada 1945-1949 menggunakan sistem presidensial, 1949-1950 berbentuk parlemen semu, 1950-1959 berbentuk parlementer, kemudian dari 1959 hingga saat ini, Indonesia masih menggunakan sistem presidensial. Pada rentang 1956-1959 perwujudan pemerintahan parlementer yaitu dengan membentuk Majelis Konstituante. Pada masa ini terjadi perdebatan alot antara tiga faksi (kubu) terkait dengan unsur yang ingin dijadikan sebagai dasar negara. Pertama ialah Faksi Pancasila yang sama sekali tidak menginginkan piagam Jakarta menjiwai dalam dasar negara. Kedua Faksi Islam (NU termasuk di kubu ini) yang menginginkan piagam Jakarta tidak dihilangkan secara serta merta, dan ketiga, kubu ekonomi sosialis demokrasi yang menginginkan dasara negara sosialis. Bahkan di tubuh faksi Islam secara formal menginginkan Islam menjadi dasar negara. Meskipun NU ada di kubu ini, organisasi para kiai tersebut…
Read More
Empat Alasan Mengapa Madinah Dipilih sebagai Tempat Hijrah Rasulullah

Empat Alasan Mengapa Madinah Dipilih sebagai Tempat Hijrah Rasulullah

Sejarah
Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari, Rasulullah bercerita bahwa suatu ketika dirinya pernah bermimpi berhijrah dari Makkah ke ke suatu kota yang memiliki banyak pohon kurma. Pada saat itu, Rasulullah mengira bahwa kota tersebut adalah Yamamah atau Hajar. Namun dugaan Rasulullah meleset, ternyata tempat yang dipilih untuk tempat hijrah adalah Madinah Yatsrib. Lalu apa sebetulnya yang menyebabkan Madinah dipilih sebagai tempat untuk berhijrah Rasulullah dan umat Islam secara keseluruhan? Perintah Allah sudah pasti menjadi alasan utama. Rasulullah tidak akan berhijrah kecuali atas perintah Allah. Bahkan Allah melalui malaikat Jibril juga sudah menentukan waktu Rasulullah berhijrah ke Madinah, yaitu tengah malam. Di saat para elit kaum kafir Quraisy yang mengepung rumah Rasulullah untuk menghabisinya lengah. Dipilihnya Madinah sebagai tempat berhijrah juga tidak lepas dari beberapa penduduk Madinah yang sudah berbaiat kepada Rasulullah,…
Read More

Keturunan Nabi yang Terputus Kekeluargaan dari Rasulullah

Umum
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya tentang bagaimana sebenarnya para keturunan Rasulullah ﷺ yang ada sekarang ini. Apakah mereka terjaga dari segala dosa sehingga bebas melaksanakan apa saja? Ataukah mereka punya kewajiban yang sama dengan umat Islam lain dalam hal menjaga keilmuan dan sikapnya untuk berusaha patuh dan mengikuti jejak sikap kakeknya, Rasulullah Muhammad ﷺ? Para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah berpendapat, mereka yang merupakan keturuan Sayyidah Fathimah dari jalur Hasan maupun Husain adalah keturunan Rasulullah ﷺ melalui jalur nasab. Adapula orang lain yang bisa menyambung kepada Baginda Nabi bukan melalui jalur nasab, tapi karena jalur sebab. Mereka adalah para ulama yang benar-benar ulama, yaitu mereka yang selain alim juga mengamalkan ilmunya. Dalam sebuah hadits yang panjang, diriwayatkan oleh Katsir bin Qais Rasulullah ﷺ disebutkan: إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ Artinya: “Sesungguhnya ulama adalah…
Read More

JALUR SILSILAH RIWAYAT KITAB-KITAB MADZHAB SYAFI’IYYAH

Fiqh
Kitab Fiqih dalam Mazhab Syafi’i Rhl. yang dikarang oleh ulama’-ulama’ Syafi’i dari abad ke abad adalah mewarisi pusaka ilmu, kitab-kitab tersebut dikarang oleh sahabat-sahabat Imam Syafi’i Rhl. (Ulama’-ulama’ pengikut Syafi’i) sudah demikian banyaknya. Hampir setiap ulama’ itu mengarang kitab Fikih Syafi’i untuk dijadikan pusaka bagi murid-muridnya dan bagi pencinta-pencintanya sampai akhir zaman. Tidak terhitung lagi banyaknya kerana di antaranya ada yang tidak sampai ke tangan kita, tidak pernah kita melihat dan bahkan kadang-kadang ada yang tidak pernah didengari mengenai kitab-kitab dari segi nama kitabnya, pengarangnya, bahkan tidak mengetahui langsung tentang hal kitab dan para ulama’ bagi penuntut ilmu Islam. Fenomena ini perlu kita sedari bahwa, hal demikian perlu diambil tahu dan peka bagi setiap penuntut ilmu dari siapa kitab menuntut ilmu, dan dari mana kitab mengambil rujukan hukumnya. Kerana dikhawatirkan…
Read More

Persiapan UN dan USBN tahun 2019 (Segala Jenjang)

Umum
Latihan Try Out USBN SD/MI Tahun 2018 - 2019 TryOut IPA http://bit.ly/TryoutIPA Tryout Matematika http://bit.ly/TryoutMTK Tryout Bahasa Indonesia http://bit.ly/TryoutBI ------------------------------------- ------------------------------------- Prosedur Operasional Standar ( POS) ,Kisi - Kisi dan Manual Daring UN & USBN Tahun 2018 - 2019 🌐 - POS UN Jenjang SMP,SMA & SMK 2019 http://bit.ly/PosUN2019 🌐 - POS USBN Jenjang SD, SMP, SMA & SMK 2019 http://bit.ly/PosUSBN2019 🌐 Kisi Kisi USBN tahun 2019 ✅ Jenjang SD : http://bit.ly/KisiUSBN2019 ✅ Jenjang SMP : http://bit.ly/KisiUSBN2019 ✅ Jenjang SMA : http://bit.ly/KisiUSBN2019 ✅ Jenjang SMK : http://bit.ly/KisiUSBN2019 🌐 Kisi Kisi UN Tahun 2019 ✅ Jenjang SMP : http://bit.ly/KisiUN2019 ✅ Jenjang SMA: http://bit.ly/KisiUN2019 ✅ Jenjang SMK : http://bit.ly/KisiUN2019 Manual Sistem Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional Daring Tahun 2019 ✅ Manual Jenjang SD/MI http://bit.ly/2JW8gxs ✅ Manual Jenjang SMP/MTs http://bit.ly/2PpYqtW ✅ Manual Jenjang…
Read More

HUKUM MEMBUAT AKUN FACEBOOK DENGAN NAMA SAMARAN

Fiqh
Memberikan nama tidak asli di facebook hukumnya diperbolehkan. Dan itu tidak termasuk berbohong. Karna hal ini sama dengan memberikan nama julukan untuk seseorang. Memberikan nama tidak asli dalam facebook diperbolehkan. Sebagai bukti, dalam kitab Majmu' dijelaskan bahwa memberikan kun-yah (sebuah nama yang di-awali abu/abi atau ummu/ummi) hukumnya diperbolehkan. Begitu juga memberikan julukan untuk seseorang juga diperbolehkan. Kalau saja merubah nama tidak diperbolehkan maka memberikan kun-yah atau julukan untuk seseorang juga tidak diperbolehkan, karna termasuk dari rangkaian perubahan nama. Padahal kenyataannya tetap boleh, sebagaimana kererangan di atas. [Abdul Qodir Shodiqi ]. Sumber: http://www.piss-ktb.com/2017/02/5022-hukum-membuat-akun-facebook-dengan.html
Read More
Hukum Pengucapan Selamat Tahun Baru

Hukum Pengucapan Selamat Tahun Baru

Fiqh
Apa hukum mengucapkan selamat tahun baru? Sebagai orang beriman kepada Allah SWT kita dituntut untuk optimis, bukan pesimis atau putus asa. Karena orang beriman menggantungkan dan memasrahkan segala kehidupannya kepada Allah SWT . Berpijak pada landasan itu kita mesti menyambut pergantian tahun dengan gembira dan bahagia. Karena pada tahun yang baru ini banyak peluang, kesempatan, kemungkinan, dan harapan baru terbuka. Di samping kita sendiri menyongsong tahun baru dengan gembira penuh harap, kita juga menyaksikan kebahagiaan orang lain dalam menyambut tahun baru. Di sini kita dituntut untuk ikut serta dalam perasaan gembira bersama orang lain seperti ajaran Rasulullah SAW perihal hak-hak terhadap tetangga sebagai berikut.   خاتمة : روى الطبراني في مسند الشاميين ، والخرائطي في مكارم الأخلاق عن عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده أن رسول الله صلى الله…
Read More
Cinta Tanah Air dalam Tinjauan Ulama

Cinta Tanah Air dalam Tinjauan Ulama

Umum
Apakah cinta tanah air sebenarnya ada dalam Islam? Pertanyaan inilah yang sering muncul ketika Islam dibenturkan dengan konsep negara. Padahal, para mayoritas ulama banyak yang menyinggung tentang cinta tanah air. Di bawah ini adalah beberapa pembahasan cinta tanah air menurut para ahli di bidangnya masing-masing. Cinta Tanah Air di Dalam Al Quran dan Menurut Ahli Tafsir Imam Fakhruddin al-Razi mengatakan bahwa cinta tanah air adalah dorongan fitrah yang sangat kuat di dalam jiwa manusia. Ia mengatakan itu ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala “Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: “Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu.” (QS An-Nisaa:66), Imam al-Razi berkata: Allah menjadikan meninggalkan kampung halaman setingkat dengan bunuh diri. Seolah-olah Allah berfirman: Seandainya Aku perintahkan kepada mereka salah satu dari dua kesulitan terbesar di alam semesta maka mereka pasti…
Read More
Talfiq dan Perbedaan Madzhab

Talfiq dan Perbedaan Madzhab

Umum
Talfiq Talfiq adalah menggabungkan dua pendapat beda madzhab dalam satu kerangka masalah (qodhiyyah). Misalnya dalam wudhu: setelah berwudhu seseorang memegang kemaluannya tanpa syahwat dan menganggapnya tidak membatalkan wudhu karena mengikuti pendapat Imam Malik, namun saat berwudhu tidak menggosok-gosok anggota wudhunya dengan air karena mengikuti Imam Syafii. Bila ia sholat, hukumnya tidak sah karena menurut pendapat Imam Syafii, wudhunya batal karena telah memegang kemaluan dan menurut Imam Malik tidak sah karena tidak menggosok anggota wudhunya. Dengan demikian maka wudhunya batal menurut pendapat kedua Imam. Namun, jika talfiq dilakukan di antara dua kerangka masalah (qodhiyyah), seperti wudhu dengan mengusap sebagian kepala karena mengikuti Imam Syafii dan shalat menghadap ke arah kiblat (jihah/tidak benar-benar tepat lurus ke Ka’b ah) karena mengikuti Imam Abu Hanifah, maka shalatnya sah. Sebab dalam kasus ini kedua Imam…
Read More
Lomba Mars Ya Lal Wathon & Karaoke Solo Vocal Sholawat Modern

Lomba Mars Ya Lal Wathon & Karaoke Solo Vocal Sholawat Modern

Umum
Berkaitan dengan semakin dekatnya tanggal 22 Oktober yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Kami dari Forum Komunikasi Santri Bontang (FKSB) sekaligus sebagai panitia pelaksana HSN 2018. Ingin mengajak peserta didik dari SMP/MTs/SMA/SMK/MA dan Santri MaDin/PonTren yang ada di kota Bontang untuk berpartisipasi dalam lomba “Mars Ya Lal Wathon & Karaoke Solo Vocal Sholawat Modern” sebagai rangkaian acara pelaksanaan Hari Santri Nasional 2018.   Adapun rangkaian perlombaan Insya Allah akan dilaksanakan pada :   Hari               : Sabtu dan Minggu Tanggal         : 13-14 Oktober 2018 Tempat          : Gedung YADARFAT Jl. H.M. Ardans 7 Kelurahan Satimpo Bontang Selatan Waktu           : 08.00 WITA s/d selesai   Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Besar harapan kami bapak/ibu dapat berpartisipasi pada acara tersebut. Kami sampaikan Teima kasih atas perhatiannya. Jazakallah Khairan Katsira.…
Read More
Mengapa Pemerintahan Ikhwanul Muslimin Tidak Berlangsung Lama di Mesir?

Mengapa Pemerintahan Ikhwanul Muslimin Tidak Berlangsung Lama di Mesir?

Umum
Oleh: Dr. Najih Ibrahim* Biasanya sebuah pemerintahan berlangsung 10 atau 100 tahun. Kekhilafahan Umawiyah hidup selama 100 tahun, begitu pula Abasiyah dan Utsmaniyah. Hal ini tercatat juga pada Ayyubiyah dan Mamalik. Begitu pula tiga pemerintahan Mesir di era modern, yang dipimpin oleh Jamal Abdul Nasir, Anwar Sadat, dan Husni Mubarok, setiap dari mereka memimpin 10 tahun meskipun banyak kekurangan di dalamnya. Sedangkan kerajaan Saudi telah hidup selama 100 tahun. Begitu juga dengan kerajaan Maghrib dan Yordania Hasyimiyah mendekati itu. Maka umur pemerintahan berjalan 10 atau 100 tahun. Lalu mengapa pemerintahan Ikhwanul Muslimin di Mesir tidak berlangsung lama melainkan hanya satu tahun saja? Padahal di dalam jamaah tersebut banyak terdapat orang-orang soleh, ulama, dan ratusan profesor dari berbagai universitas? Saya akan menjelaskan hal tersebut dalam sebuah artikel yang sederhana ini, yaitu…
Read More
4 Aplikasi Belajar Online yang Unik dan Menarik

4 Aplikasi Belajar Online yang Unik dan Menarik

Perangkat Pembelajaran
Kini belajar tak lagi monoton harus dengan tatap muka. Apalagi teknologi informasi begitu cepat berkembang, sehingga memudahkan berbagai fitur belajar online. Para developer juga tak mau kalah membangun sebuah sistem belajar mengajar menggunakan teknologi ini. Dengan akses internet di berbagai tempat yang begitu nyaman, beberapa aplikasi online siap menumbuhkembangkan minat belajar di seluruh nusantara. Berikut adalah beberapa aplikasi online yang unik dan menarik: Ruangguru Sebagaimana dilansir oleh liputan6.com (20/1/2017), salah satu produk Ruangguru.com adalah platform learning management system, yang memungkinkan murid mengakses ratusan ribuan soal latihan dan ujian yang disusun berdasarkan kurikulum 2006 dan 2013. Dengan menggunakan fitur analitik yang ada, murid juga dapat memahami perkembangan belajar, kekuatan dan kelemahan, manajemen waktu hingga strategi belajar yang tepat. Hasil latihan soal dan ujian yang dilakukan para murid akan diteruskan kepada pemerintah,…
Read More
Benarkah Tasawuf Penyebab Kemunduran Umat Islam?

Benarkah Tasawuf Penyebab Kemunduran Umat Islam?

Tasawuf
Pertanyaan ini kerapkali muncul dalam pembahasan sejarah umat Islam, terutama di era kemunduran. Akan tetapi, sesungguhnya pertanyaan ini harus dianalisa sebaik mungkin tanpa menghilangkan faktor dan variabel di sekitar peristiwa tersebut. Terlalu cepat mengambil sebuah kesimpulan tanpa berhasil mengaitkan benang merah dalam peristiwa sejarah, tentu akan menimbulkan salah persepsi terhadap sebuah peristiwa. Padahal, kaum sufi telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam rangka penyebaran Islam ke seluruh dunia, juga dalam jihad dan menjaga perbatasan negara Islam dari serangan pihak luar. Tapi, dari waktu ke waktu tidak jarang didengar, pandangan yang mengatakan tasawuf penyebab utama kemunduran umat Islam. Kalau mau jujur, sesungguhnya sangat sulit membuktikan pernyataan tersebut dari kaca mata sejarah. Dalam buku Khazanah Aswaja (hal. 299) disebutkan, dalam sejarah kekalahan kaum muslimin yang diklaim sebagai implikasi dari kemunduran umat Islam,…
Read More
Cara Rasulullah Menggunakan Wewangian

Cara Rasulullah Menggunakan Wewangian

Sejarah
Rasulullah saw mencintai wewangian dan memakainya. Simak bagaimana hadits-hadits berikut ini diriwayatkan: Anas ibnu Malik ra meriwayatkan: Rasulullah saw memiliki sebotol minyak wangi yang dengannya beliau mengharumkan diri.  (HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Sa’id) Tsumamah ibnu Abdillah meriwayatkan: Anas ibnu Malik tidak pernah menolak pemberian minyak wangi. Ia berkata, “Sungguh, Rasulullah saw tidak pernah menolak pemberian minyak wangi.” (HR at-Tirmidzi, Bukhari, Nasa’I, dan Ahmad) Ibnu Umar ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Ada tiga (pemberian) yang tidak boleh ditolak, yaitu bantal, minyak wangi, dan susu.” (HR at-Tirmidzi, Abu Syaikh, dan Baghawi) Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Wewangian bagi laki-laki adalah wewangian yang aromanya keras dan warnanya tidak tampak. Sedangkan wewangian bagi perempuan adalah wewangian yang warnanya tampak dan aromanya tidak menyengat.” (HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa’I,…
Read More
Cara Rasulullah Berbicara

Cara Rasulullah Berbicara

Sejarah
Bagaimana sikap dan perangai Rasulullah saw ketika berbicara? Mari kita lihat beberapa hadits berikut ini: Aisyah ra meriwayatkan: Rasulullah saw. tidak pernah berbicara seperti cara kalian berbicara yang sangat cepat ini. Beliau selalu berbicara denganyang jelas dan rinci sehingga orang-orang yang duduk bersama beliau dapat menghapalnya. (HR Tirmidzi, Ahmad, Abu Dawud, dan Abu Syaikh) Anas ibnu Malik ra meriwayatkan: Rasulullah saw mengulangi perkataan beliau sebanyak tiga kali agar bisa dipahami (oleh pendengarnya). (HR at-Tirmidzi dan Hakim) Hasan ibnu Ali ra meriwayatkan: Saya pernah bertanya kepada pamanku, Hindun ibnu Abi Halah, yang sangat pandai menggambarkan sesuatu. Saya katakan kepadanya, “Gambarkanlah kepadaku bagaimana cara Rasulullah berbicara!” Ia berkata, “Rasulullah adalah seorang yang tampak selalu prihatin dan senantiasa berpikir. Beliau lebih banyak diam dan berbicara seperlunya. Beliau memulai dan mengakhiri pembicaraan beliau dengan…
Read More
Bagaimana Serban Rasulullah SAW?

Bagaimana Serban Rasulullah SAW?

Sejarah
Dalam kitab Syamail Muhammadiyah yang ditulis oleh Imam Tirmidzi, berikut ini adalah keterangan-keterangan mengenai serban Rasulullah saw.: Jabir ra meriwayatkan, “Pada peristiwa Fathu Makkah, Rasulullah masuk ke kota Mekah dengan mengenakan serban hitam di kepala beliau.” (HR at-Tirmidzi, Muslim, Abu Dawud, Nasa’I, Darimi, Ahmad, dan Abu Syaikh) Amr bin Harits ra meriwayatkan, “Sungguh, Rasulullah saw. pernah berkhotbah di hadapan orang-orang dengan mengenakan serban hitam di kepala beliau.” (HR at-Tirmidzi, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad) Ibnu Umar ra meriwayatkan, “Ketika Rasulullah saw. mengenakan serban, beliau menjulurkan serban itu di antara kedua pundak beliau.” (HR at-Tirmidzi dan Abu Syaikh) Ibnu Abbas ra meriwayatkan, “Sungguh, Rasulullah saw. pernah berkhotbah di hadapan orang-orang dengan mengenakan serban hitam di kepala beliau.” (HR at-Tirmidzi dan Ahmad). Dari keterangan tersebut, tergambarlah bahwa serban beliau…
Read More
Ayo Sedekah Jariyah!

Ayo Sedekah Jariyah!

Umum
Yayasan Bina Cipta Karya Mulia Insani -Keputusan MENKUMHAM NOMOR AHU-0009016.AH.01.04.Tahun 2017 -Akta Notaris Nomor 08, Notaris Noni Mariance Palit, SH., M.KN di Kota Bontang "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS Al-Baqarah: 261) Romadhon adalah bulan mulia penuh hikmah. Di dalamnya pahala dilipatgandakan. Mari kita isi bulan Romadhon ini dengan memperbanyak sholawat kepada Baginda Nabi Sayyidina Muhammad saw., membaca al-Quran, shalat, sedekah, dan yang lainnya. Mudah-mudahan Allah menerima semua amal ibadah yang kita lakukan. Amin. Pesantren Mahasiswa Al-Anwariyyah Bontang mengajak kepada seluruh muslimin dan muslimat untuk turut berinfaq dan bersedekah jariyah dalam pembelian lahan pesantren dengan…
Read More