Indonesia itu Berbeda (Refleksi HUT RI ke – 74)

Indonesia itu Berbeda (Refleksi HUT RI ke – 74)

Pendidikan, Umum
Terhitung Sabtu, 17 Agustus 2019 Indonesia akan genap berusia 74 tahun. Di usianya yang tak lagi muda, seharusnya bangsa ini bisa menunjukkan kedewasaan dan sikap bijaknya, layaknya seseorang yang sudah berusia tiga perempat abad. Namun, nampaknya sikap tersebut belum dimiliki oleh sebagian masyarakat di republik ini. Buktinya masih ada sikap dan perilaku eksklusivisme kelompok yang mengusung tema primordialisme di masyarakat. Perbedaan SARA pun tak segan untuk mereka bawa ke tengah ruang publik. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemahaman mereka tentang pluralisme dan kebhinnekaan masih tergolong rendah. Negeri yang membentang luas dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote ini dihuni oleh banyak etnik dengan keragaman budaya, bahasa, adat istiadat, dan agama. Inilah realitas yang harusnya kita terima dengan tulus sebagai bangsa Indonesia. Sebuah kenyataan yang harusnya kita terima dengan hati…
Read More
Yayasan BCKMI Selenggarakan Pemotongan Hewan Kurban

Yayasan BCKMI Selenggarakan Pemotongan Hewan Kurban

Umum
Pada hari Ahad (11/8) Yayasan Bina Cipta Karya Mulia Insani (BCKMI) menyelenggarakan pemotongan hewan kurban di kota Bontang, Kalimantan Timur. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dalam rangka menyemarakkan hari raya Idul Adha, serta sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. “Alhamdulillah tahun ini kami memotong 1 sapi. Daging kurban ini kami distribusikan ke berbagai tempat di Bontang, seperti Selambai Loktuan, Berbas Pantai, Pisangan, Simpang Sangata, dan lain sebagainya. Ada sekitar 100 orang yang mendapatkan daging hari ini,” ungkap Jehan Fiqhi, ketua panitia. Menurutnya, antusias seluruh panitia dan masyarakat sangat tinggi. Meskipun banyak penyelenggaraan pemotongan hewan kurban di berbagai tempat, ternyata masih banyak warga Bontang dan sekitarnya yang belum mendapatkan akses distribusi daging kurban. “Kami isi celah-celah tersebut, mudah-mudahan dengan itu dapat meng-cover seluruh warga Bontang yang membutuhkan,”katanya sambil tersenyum. Kegiatan…
Read More
Monopoli Klaim Kebenaran: Hanya Mereka yang Sesuai Ahlus Sunnah Wal Jamaah

Monopoli Klaim Kebenaran: Hanya Mereka yang Sesuai Ahlus Sunnah Wal Jamaah

Umum
Oleh: Nasrudin Toha Aliran atau kelompok yang membangun paham tidak benar terhadap makna-makna tamkin, sebagian kelompok tersebut memplokamirkan diri dengan ilmu dan dakwah, lebih-lebih bahwa mereka satu-satunya contoh yang mempraktekkan ahlus sunnah wal jamaah. Struktur dan metode aliran ini dianggap madzhab mubtadi’ (dari kata bid’ah) dipandang dari sisi perkembangan, rujukan, deskripsi, dan cara pandangnya terhadap negara muslim dan klasifikasi mereka tentang masyarakat muslim. Dari hal-hal itulah mereka sebenarnya jauh dari metode ahlus sunnah wal jamaah. Mereka membatasi metode yang dinisbahkan kepada ahlus sunnah hanya dalam serangkaian isu keilmuan dan fiqih, yang umat Islam sendiri sudah membahasnya sejak dahulu. Dari hanya beberapa isu dan permasalahan inilah, muncul parameter dan timbangan, apakah seseorang masuk atau keluar dari ahlus sunnah dalam pandangan mereka. Oleh karena itu, kita temukan bahwa porsi terbesar dari hasil…
Read More
Membongkar Kesesatan Tamkin: Kebelet Berkuasa Berkedok Agama

Membongkar Kesesatan Tamkin: Kebelet Berkuasa Berkedok Agama

Umum
Oleh: Nasrudin Toha Tamkin secara bahasa berarti mashdar dari kata makuna (kuat dan tinggi). Maka tamkin bermakna menghilangkan penghalang. Secara istilah, tamkin sesuai dengan apa yang ada di al-Quran dan hadits (tidak keluar dari makna bahasa), yaitu kepemilikan, kekuatan, dan kekuasaan. Dapat pula dimaknai sebagai mempermudah urusan, menghilangkan penghalang, dan melimpahnya sebab-sebab. Jika ditinjau dari segi syariat, tamkin sendiri berarti menegakkan ibadah, tersebar dan eksisnya agama Islam. Secara umum, tamkin merupakan perwujudan dari perbuatan Tuhan yang mutlak. Manusia di bawah naungan-Nya dapat mewujudkan tujuan mereka secara bermacam-macam.   Pengertian Tamkin Menurut Kelompok Menyeleweng Para anggota dan pembesar kelompok menyeleweng telah membentuk pengertian, pandangan, pemahaman yang salah terhadap Islam. Kelompok menyeleweng ini kerapkali membentuk sebuah pemahaman baru terhadap agama dan syariat. Mereka menciptakan definisi  yang baru terhadap beberapa istilah dalam syariat…
Read More
Corak Keilmuan Ulama Nusantara-Ulama Al-Azhar: Persamaan dan Perbedaan

Corak Keilmuan Ulama Nusantara-Ulama Al-Azhar: Persamaan dan Perbedaan

Umum
Pesantren dan al-Azhar adalah dua institusi yang dapat dibilang sebagai saudara kandung, tua-muda. Kedua institusi ini mempunyai kesamaan layaknya saudara kandung. Sama-sama berpengaruh, melahirkan sekian banyak tokoh, benteng moral dan ilmu agama, pengembang dan pelestari paham Ahlussunnah waljamaah, mengikuti empat madzhab Fiqih, berpaham Asy’ari dan Maturidi dalam beraqidah, dang mengikuti rumusan tasawuf Imam Junaidi al-Baghdadi dan Imam al-Ghozali. Sama dalam banyak hal tidak menafikan adanya perbedaan. Dalam bahasa mantiq sering diistilahkan Umum Khushush Wajhi, mempunyai titik persamaan sekaligus mempunyai titik perbedaan. Saudara kandung seringkali sama dalam beberapa hal dan punya kekhasan sendiri dalam hal lain. Persamaan: Al-Azhar dan pesantren sama-sama mengembangkan madzhab fiqih yang diakui, madzhab empat. Hanya saja pesantren dalam sejarahnya hanyamengajarkan madzhab Syafii, sementara al-Azhar mengembangkan keempatnya. Ulama al-Azhar berjiwa sufi, sama dengan ulama pesantren. Ulama al-Azhar berakidah…
Read More

Agar Terbebas Dari Hutang

Umum
Di dalam kitab Al Adzkar An Nawawi ada sebuah kisah yang menarik bersumber dari sebuah hadits dari sahabat Said al-Khudri yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud. Suatu ketika, Rasulullah menjumpai ada seorang  laki-laki dari sahabat Anshar yang sedang duduk-duduk di masjid. Sahabat Anshar ini biasa dipanggil dengan sebutan ‘Abu Umamah. Melihat hal itu, Rasulullah kemudian bertanya: يَا أَبَا أُمَامَةَ مَا لِي أَرَاكَ جَالِسًا فِي الْمَسْجِدِ فِي غَيْرِ وَقْتِ الصَّلَاةِ ؟ “Wahai Abu Umamah, kenapa kamu duduk-duduk di masjid padahal ini bukan waktu shalat?” Abu Umamah menjawab: هُمُومٌ لَزِمَتْنِي، وَدُيُونٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ “Saya sedang gundah dan terlilit hutang ya Rasulullah! Kemudian Rasulullah balik bertanya: أَفَلَا أُعَلِّمُكَ كَلَامًا إِذَا أَنْتَ قُلْتَهُ أَذْهَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَمَّكَ، وَقَضَى عَنْكَ دَيْنَكَ ؟  “Maukah engkau aku ajarkan sebuah doa yang apabila kamu membacanya, maka…
Read More
Regenerasi Imam Sholat Taraweh di Amsterdam Belanda

Regenerasi Imam Sholat Taraweh di Amsterdam Belanda

Umum
Salah satu Program PPME (Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa) al-Ikhlash Amsterdam adalah menciptakan generasi remaja yang dapat menjadi imam sholat. Sebagai Pusat Pendidikan dan kebudayaan Indonesia di Amsterdam, PPME memanfaatkan weekend untuk mendidik anak-anak remaja berani maju ke depan menjadi Imam sholat Taraweh meskipun hanya dua rakaat. Subhanallah, meskipun lahir di Belanda, dididik dengan cara Belanda, tapi bisa mengaji dan menghafal alquran, wow, sesuatu yang sangat mengagumkan. Seperti malam tadi 11/5/19, shoalt taraweh dua rakaat pertama dipimpin oleh anak remaja, tetapi sudah layak jadi imam dengan bacaan yang fasih dan hafalan juz ‘amma yang lancar. Pasti ini juga pengaruh orang tua yang sholeh, sehingga bisa mencetak anak yang membanggakan orang-orang Muslim Indonesia di Indonesia di Belanda. Weekend pertama di bulan Ramadhan 2019 ini dimulai oleh Raffi Putra dari Hansyah Iskandar (Ketua…
Read More
Sandal Wudlu Itu pun Sampai ke Amsterdam

Sandal Wudlu Itu pun Sampai ke Amsterdam

Sejarah, Umum
Kebersihan itu sebagian dari iman. Orang yang beriman pasti mencintai kebersihan. Kebersihan merupakan cara untuk memperoleh kesucian. Allah sangat mencintai orang-orang yang bersih dari dosa (Taubat) dan mensucikan dirinya. Sebagaimana tercantum di dalam surat al-Baqoroh/2: 222 yang menjelaskan tentang darah menstruasi. Bahwa para suami dilarang mendatangi atau berhubungan dengan istrinya, ketika mengalami menstruasi. Tunggulah sampai menstruasi itu berhenti dan mandi sebagai tanda menghilangkan hadats besarnya. Setelah suci baru dibolehkan kembali para suami mendatangi istrinya. Menjaga kesucian baik dari najis atau pun hadats merupakan bab pertama dalam fikih. Dalam kitab-kitab kuning klasik seperti fathul qorib, safinatunnajah, kifayatul akhyar, fathul muin, ianatut tholibin, dan lain-lain diletakkan pada bab pertamanya tentang bersuci. Sebelum jauh-jauh membicarakan sholat, puasa, zakat, dan haji, atau segudang masalah khilafiyah yang banyak terjadi di kalangan masyarakat, dalam ilmu fikih…
Read More
THE ISLAH CENTRE DUGA NEGARA ASING “BERMAIN” DI PILPRES 2019

THE ISLAH CENTRE DUGA NEGARA ASING “BERMAIN” DI PILPRES 2019

Umum
Perhelatan Pileg dan Pilpres 17 April 2019 telah usai, namun suhu politik di Indonesia sampai tiga belas hari pasca-Pilpres masih panas. Saling klaim kemenangan antara BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi dan TKN (Tim Kampanye Nasional) Joko Widodo-KH Maruf Amin membuat hasil Pilpres seperti bola liar. Tim sukses kedua belah pihak pun membuat suasana makin panas dengan menyebarkan informasi yang belum tentu benar dan kadang mengandung unsur hasutan (provokatif). Ditambah lagi masifnya penyebaran hoax yang tidak terbendung. Setiap hari hoax, propaganda, provokasi dan sebagainya menjadi bagian yang dianggap jamak terjadi di tengah masyarakat kita. The Islah Centre, lembaga yang fokus dalam rekonsiliasi konflik dan terorisme menilai, stagnansi komunikasi antarelit politik, tokoh dan ulama pendukung Paslon 01 dan Paslon 02 harus segera dicairkan. Pasalnya, jika terus dibiarkan, hal itu bisa merusak tatanan…
Read More

Narasi Beringas Kemenangan Umat Islam

Umum
Ada hal menarik yang harus dipahami secara utuh. Saat ini, banyak beredar ajakan untuk kembali memaknai agama Islam. Tentu saja ini baik. Tapi masalahnya, kadangkala ajakan ini disertai dengan konklusi yang bergeser, sebagaimana hal tersebut terjadi, dimulai dari pergeseran pondasinya. Ajakan agitatif ini sedikit tidak nyaman. Ketika umat Islam dikondisikan saat ini sebagai umat yang mundur, terbelakang, dan jauh dari kemajuan, lalu disajikan solusi instan: kembali memahami ajaran agama agar umat Islam menjadi maju. Tujuan kemajuan umat tidak lain adalah untuk menguasai umat lain. Di sinilah titik di mana kemajuan umat, yang seringkali dimotori oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan akhlak, seringkali berakhir tragis. Mengapa demikian? Karena tidak lain bertujuan untuk  menguasai umat lain. Apa benar Islam ini sejak awal adalah agama untuk menguasai umat lain? Umat agama…
Read More

Jutsu Ilusi Mugen Tsukuyomi Pasca Pilpres 2019

Umum
Melepaskan diri dari pengaruh genjutsu (jutsu ilusi) adalah sesuatu yang sangat berat. jutsu yang bertumpu pada kekuatan ilusi ini berdampak, orang yang terkena jutsu akan lepas kendali pada emosinya sendiri. Cara kerja genjutsu kebanyakan memanfaatkan rasa sakit yang pernah dialami oleh korban, trauma, ataupun rasa tidak bisa menerima kenyataan karena kenyataan yang harus diterima sungguh sangatlah berat. Dalam serial film anime Naruto Shippuden, pernah menceritakan sosok pemuda baik hati, polos, tetapi juga konyol. Ia bernama Obito, dia memiliki obsesi besar ingin membangkitkan kekuatan mugen tsukuyomi. Mugen tsukuyomi adalah jutsu terlarang, dan penggunaannya ditentang oleh seluruh negara aliansi desa Konohagakure. Karena jutsu ini sangat berbahaya. Dengan memanipulasi kekuatan rembulan melalui pancaran sinarnya, siapapun yang terdampak sinar cahaya mugen tsukuyomi akan masuk kedalam pengaruh jutsu maha dahsyat ini. Obito terobsesi melakukan hal…
Read More

Puisi Neno Warisman dalam Sudut Pandang Postmodernisme

Umum
Beberapa waktu yang lalu, dalam sebuah acara bertajuk Munajat 212, Neno Warisman membaca sebuah puisi yang ternyata mengundang banyak reaksi negatif. Ini adalah persambungan kaitan antara agama dan politik. Kata-kata yang bermakana kurang lebih demikian: jika kami kalah, maka kami khawatir tidak akan ada yang menyembah Engkau, wahai Tuhan. Meskipun penyelamat Neno sendiri adalah pisau bedah analisa hermeneutika, tetapi rasa beragama banyak orang akan tetap terusik. Mengapa demikian? Banyak penafsiran yang menggiring bahwa Neno tidak betul paham akan konsep teologi dalam Islam. Lebih-lebih secara akar budaya bangsa Indonesia. Menyeret pilpres yang secuil pentingnya dengan urusan makro-mikro kosmos, tentu sangat tidak relevan. Yang menarik, puisi Neno ini bisa ditinjau pula dari sudut pandang postmodernisme. Fredric Jameson, seorang pakar budaya berpendapat ada beberapa elemen yang menjadi ciri postmodernisme. Elemen-elemen tersebut menjadi garis…
Read More

Etika Pedagang (Sanksi Sosial itu Kejam)

Umum
Pembeli adalah raja. Begitulah kira-kira ungkapan yang kerap didengungkan oleh para pembeli ketika ia tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari penjual. Sebagai pelaku dagang, memang seharusnya atau sebisa mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada para pembeli. Dari hal-hal yang remeh, ini akan memberikan perspektif tersendiri kepada para pembeli. Misal, ucapan selamat datang, penyambutan di pintu toko, atau sekedar memberikan permen saat pelanggan menunggu antre. Atau cukup memberikan pertanyaan-pertanyaan ringan, "Ada yang bisa kami bantu?" Hal ini akan menambah kesan positif kepada pelanggan. Naasnya, ada beberapa pedagang yang kurang profesional dalam menjalankan profesinya. Sudah tahu isu tentang Buka-lapak yang baru-baru ini menjadi tranding topic? Hanya gara-gara emosi pribadinya yang menyangkut masalah pilpres, salah satu pelaku ekonomi kreatif ini dihujam kritik oleh netizen yang berbeda pemikiran dengan dia. Sanksinya mungkin tidak sampai berbuntut…
Read More

Urgensi Agama Islam di Dunia

Umum
}Peradaban ada yang runtuh, ada yang bangkit }Informasi sudah semakin canggih agar bangsa satu mengenal bangsa lain }Kerja sama antar bangsa, negara, kelompok }Terjadilah perdagangan skala global, sebagaimana belum pernah ditemukan kondisi ini sebelumnya }Islam hadir di tengah-tengah masyarakat saat ini }Mukjizat Islam adalah bahwa Islam adalah agama terakhir dari agama ilahiyah }Agama yang umum bagi seluruh manusia }Islam sejatinya bukan agama baru, tetapi sama dengan agama yang dibawa oleh Nuh as, dan nabi-nabi setelahnya }Jika manusia melihat banyak agama yang berbeda, sesungguhnya banyak terjadi penyimpangan pada pembawanya }Allah mengutus nabi Muhammad di akhir zaman }Manusia merasakan nikmat persatuan dan kesatuan dengan adanya Islam ini }Maka dengan ini menuju kesempurnaan masyarakat yang telah dijanjikan sebelumnya }Apakah masuk akal jika Allah menurunkan agama kemudian agama ini berbeda-beda (saling bertentangan antara satu…
Read More

Menjauhi Fanatik Buta

Umum
}Fanatik buta dianggap menciderai akal sehat }Mengapa? }Karena fanatik buta kerapkali dianggap sebagai sebab utama kejumudan umat }Tantangan Islam pertama kali ketika muncul adalah yaitu kebiasaan fanatik buta yang diturunkan dari satu generasi ke generasi }Maka Islam tidak hanya mencegah fanatik buta, melainkan membangkitkan perasaan beragama di masyarakat }Islam tidak mengenal dogma atau doktrin }Yang dijunjung oleh Islam adalah seruan menggunkaan akal pikiran di dalam beragama, membangun akidah di atas kebenaran yang nyata, di atas bukti (dalil) yang kuat }Islam berusaha menghapus fanatik buta pada awal fase perkembangan, lalu mengobatinya dengan  dengan penjelasan dan pembuktian Upaya Melawan Fanatik Buta }Pertama: agar tersebar pondasi-pondasi agama dengan maksud menghidupkan kemanusiaan }Kedua: agar perasaan beragama terjaga dari dorongan syahwat, menolak pemikiran huru-hara, dan menawarkan untuk perkembangan akal dan peradaban berpondasi ilmiah }Ketiga :…
Read More