Metode Pendidikan Islam dalam Perspektif Hadis

Metode Pendidikan Islam dalam Perspektif Hadis

Tauhid, Umum
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Hadirnya berbagai macam metode pendidikan yang terus berkembang pesat hingga saat ini adalah sebagai upaya mencapai tujuan pendidikan dengan cepat, tepat dan akurat. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Allah Swt telah memberikan nikmat yang amat besar kepada manusia berupa kitab suci Alquran dan Hadis   yang di dalamnya berisikan nilai-nilai pendidikan bagi kehidupan umat manusia. Muzayyin Arifin berpendapat bahwa, agama Islam yang diwahyukan kepada Rasulullah Saw mengandung implikasi kependidikan yang bertujuan untuk menjadi rahmat untuk alam semesta.[1]  Hal tersebut karena terdapatnya nilai-nilai dan norma-norma kewahyuan bagi kepentingan hidup manusia yang menjadi aktual dan fungsional bila diinternalisasikan ke dalam pribadi melalui proses pendidikan yang konsisten dan terarah kepada tujuan. Rasulullah Saw sejak awal telah memberikan contoh dalam pengimplementasian metode pendidikan yang tepat terhadap…
Read More
Jejak-Jejak Khawarij: Sejarah Pertama Pemberontakan dalam Islam dan Eksistensinya di Era Modern

Jejak-Jejak Khawarij: Sejarah Pertama Pemberontakan dalam Islam dan Eksistensinya di Era Modern

Sejarah, Tauhid
Bibit-bibit Khawarij Pada Masa Rasulullah SAW Konflik internal dalam tubuh Islam mulai tampak nyata setelah beberapa saat ketika Rasulullah SAW mangkat. Berdasarkan kesepakatan para pakar, motif utama terjadinya perpecahan di kalangan umat Islam salah satunya adalah berangkat dari masalah politik, yaitu soal khilafah atau suksesi kepemimpinan pasca wafatnya Rasulullah SAW. Perselisihan dalam soal kepemimpinan ini bermula karena tidak adanya nash (teks) secara baku dan definitif, baik itu di dalam Al-Qur’an maupun dalam Al-Hadits siapakah calon yang akan menjadi pengganti beliau sebagai pemimpin umat Islam pasca Rasulullah SAW wafat. Kendati demikian, hal ini juga dapat dijadikan sebagai bukti bahwa perihal pemilihan kepemimpinan negara diserahkan kepada umat Islam secara keseluruhan. [1] Walaupun adanya konflik internal belum terlalu nampak pada masa Rasulullah SAW, tetapi pada masa itu sudah mulai ada bibit-bibit pembangkangan terhadap…
Read More
Siapa Suami Bagi Wanita Yang Meninggal dan Belum Menikah di Akhirat Kelak?

Siapa Suami Bagi Wanita Yang Meninggal dan Belum Menikah di Akhirat Kelak?

Tauhid
Kenikmatan surga digambarkan dengan “tidak ada mata yang pernah melihatnya, tidak ada telinga yang pernah mendengarnya, dan tidak pernah terbesit di hati manusia”. Setiap yang diinginkan manusia di dalam surga akan terjadi seketika tanpa ditunda waktunya. Allah berfirman: فلا تعلم نفس ما أخفي لهم من قرة أعين جزاء بما كانوا يعملون “Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu [bermacam-macam ni’mat] yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS As-Sajadah: 17) Diantara kenikmatan surga adalah hubungan suami istri yang diisyaratkan oleh al-Quran di dalam firman Allah Ta’ala: “demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.” (QS Ad-Dukhon: 54) “Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka [penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka] dan tidak pula oleh…
Read More
Bulan Syaban: Bulan Bershalawat Kepada Nabi SAW

Bulan Syaban: Bulan Bershalawat Kepada Nabi SAW

Tauhid
Di antara keistimewaan bulan Syaban adalah pada bulan tersebut diturunkan ayat shalawat dan salam atas Rasulullah saw. yaitu ayat yang berbunyi: إنّ الله و ملائكته يصلوم على النبي يا أيها الذين امنوا صلوا عليه و سلموا تسليما “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” Imam Ibnu Shaif al-Yamani menyebutkan bahwasanya  bulan Syaban adalah bulan bershalawat kepada Nabi Muhammad saw, dikarenakan ayat di atas turun pada bulan Syaban. Imam Syihabuddin al-Qustholany menyebutkan sebuah pernyataan dari sebagian ulama, bahwa bulan Syaban merupakan bulan bershalawat kepada Nabi saw, karena ayat shalawat diturunkan dalam bulan Syaban. Imam al-Hafidz Ibnu Hajar menyebutkan sebuah pernyataan dari Abi Dzar al-Hurawi, bahwa perintah shalawat kepada Nabi saw. dengan ayat يا أيها الذين امنوا صلوا عليه…
Read More
Apakah Nabi Adam as. Berbahasa Arab?

Apakah Nabi Adam as. Berbahasa Arab?

Tauhid
Bahasa Nabi Adam as. tidak ada yang tahu kecuali Allah swt. sendiri. Kita tidak memiliki nash syar’i (teks yang terdapat di al-Quran dan hadits) yang dapat disandarkan atasnya, bahasa apa yang dipakai oleh beliau. Perkataan dan pendapat para sejarahwan dalam hal tersebut hanya bersifat dugaan semata dan kemungkinan yang tidak ada keyakinan di dalamnya. Akan tetapi, yang diketahui secara pasti adalah tidak dipungkiri lagi, bahwa Nabi Adam as berbicara dengan suatu bahasa, karena penjelasan terhadap segala sesuatu adalah tabiat alami manusia. “[Tuhan] Yang Maha Pemurah, Yang telah mengajarkan Al Qur’an, Dia menciptakan manusia, Mengajarnya pandai berbicara.” (QS Ar-Rahman 1-4) Permulaan umat manusia dimulai dengan satu bahasa yang lambat laun berkembang dan tidak terus –menerus tetap dalam satu bahasa tersebut. Telah diketahui bahwa umat manusia bermula dari satu jiwa yaitu Nabi…
Read More
Tauhid Islam Awal

Tauhid Islam Awal

Tauhid
Perdebatan panjang tentang detail-detail ketuhanan (tauhid) khususnya seputar asma wa shifat tak akan berkesudahan. Masing-masing kelompok memiliki hujjah (dalil) yang diyakini benar. Sebagai seorang thullab, pencari ilmu, kita ini terkadang over confident. Mentang-mentang sudah dilabeli “gelar” ustadz, kita kemudian berlagak seperti masyayikh bahkan seorang mujtahid yang kemudian masuk ke ranah perdebatan yang dengan gagah berani menyalahkan pihak yang tidak sepaham. Cobalah kita berkaca, sudah pantaskah? Cukuplah bagi kita ini mendapati penjelasan ulama-ulama yang mu’tabar. Kalau ada yang berbeda ambil yang kita yakini, tidak usahlah nggaya dengan ikut berdebat. Kalau kita kemudian memperhatikan sejarah kenabian, maka Nabi saw. tidak pernah mengajarkan dengan detail tentang ketuhanan. Bahkan ada larangan dari beliau untuk memikirkan Dzat Allah karena kita tak akan mampu. Perintah nabi, juga alquran, adalah perintah untuk memikirkan ciptaan-ciptaan Allah. Janganlah kalian…
Read More
Mencari Titik Temu Sunni-Syiah

Mencari Titik Temu Sunni-Syiah

Tauhid
Titik Temu Terpenting Antara Sunnah dan Syiah, Terkait Masa Depan Hubungan Di Antara Keduanya Tidak diragukan lagi bahwa ada beberapa hal persamaan antara Sunnah dan Syiah ditinjau dari kaidah dasar Islam. Jika tidak, maka sudah dipastikan Syiah keluar dari Islam. Sudah diketahui bahwa ada beberapa dasar yang memang dirujuk Syiah, meskipun ada banyak perbedaan mencolok juga dengan ahlus sunnah dan kelompok lainnya. Akidah Iman Kepada Allah Ta’ala Yaitu beriman kepada sifat-sifat Allah Ta’ala, akan tetapi diketahui ada beberapa perbedaan antara sunnah dan syiah dalam beberapa hukum. Syiah, misalnya, mewajibkan Allah bersifat lemah lembut yang mana sifat itu menjadi perantara untuk menentukan kepemimpinan/imamah menurut mereka. Mereka menghilangkan beberapa sifat, meskipun mereka mengatakan sifat tersebut ada. Sifat irodah dikembalikan ke sifat perbuatan. Sifat kalam dikembalikan ke sifat perbuatan Allah. Syiah bersepakat dengan…
Read More
Iqro: Perintah Agama Pertama yang Dilupakan

Iqro: Perintah Agama Pertama yang Dilupakan

Tauhid
Saat ini umat Islam, diakui atu tidak, terpuruk-terbelakang dalam semua aspek kehidupan. Tak mampu menjadi pemain dalam percaturan ekonomi politik maupun sosial budaya secara global. Selain tercerai berai tak bersatu dengan berbagai dalih, sebagian besar umat Islam masih terjebak dengan romatisme kejayaan masa lalu dan menjadi jumud serta tidak bergerak maju. Fakta sejarah membuktikan, peradaban Islam bergantung kepada tradisi baca-tulis dalam proses pertumbuhan maupun pelestariannya. Demikian pernyataan F. Rosental dalam Significant Uses of Arabic Writing yang dikutip Ali Romdhoni dalam bukunya, Alquran dan Literasi. Bahkan Qotadah dalam al-Jami' li Ahkam al-Quran karya al Qurthubi menyatakan bahwa kemampuan membaca dan menulis merupakan karunia tertinggi yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Ia menjadi perantara untuk memahami sesuatu. Tanpa tradisi baca-tulis, agama Islam tidak akan pernah berjaya. [caption id="attachment_579" align="aligncenter" width="299"] source: dailymoslem.com[/caption] Maka…
Read More
Kesan dan Pesan Al-Quran Untuk Para Penyeru Kebaikan

Kesan dan Pesan Al-Quran Untuk Para Penyeru Kebaikan

Tauhid
Makna Menyeru Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada pada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan amal saleh dan berkata :"Seseungguhnya aku termasuk orang-orang yang beserah diri?" (Q.S. Fushilat : 33) Mencermati dan mengikuti seruan-seruan kebaikan dari para penyeru, baik yang melalui media sosisal maupun elektronik tak jarang banyak kata-kata yang tak santun dan selalu begitu (berulang-ulang) tanpa peningkatan kualitas bahasa -baik lisan maupun tulis. Padahal kalau kita perhatikan petikan ayat di atas digunakan kata ahsan yang bermakna paling baik. Sementara sebagai seorang muslim kewajiban belajar bukankah sepanjang hayat? Apalagi sebagai seorang dai, maka sudah menjadi keharusan untuk meningkatkan keilmuannya, termasuk ilmu tentang komunikasi. Selama masih hidup, maka peluang-peluang untuk meningkatkan kemampuan terbuka lebar. Masalahnya, terkadang dengan banyaknya "jam terbang" maka kesempatan menambah ilmu menjadi berkurang bahkan bisa jadi tidak…
Read More
Tanya Jawab Quran (10)

Tanya Jawab Quran (10)

Tauhid
Soal: Apa nama surat yang diberi nama dengan nama sifat malaikat? Jawab: Surat As Shofat, Surat Al Ma’arij, Surat An Nazi’at.   Soal: Apa nama surat yang diberi nama dengan nama sifat Al Quran Al Karim? Jawab: Surat Al Furqon, Surat Fushshilat.   Soal: Apa nama surat yang diberi nama dengan nama para Nabi? Jawab: Surat Yunus, Surat Hud, Surat Yusuf, Surat Ibrahim, Surat Muhammad, Surat Nuh.   Soal: Apa nama surat yang diberi nama dengan nama hari kiamat? Jawab: Surat: Ad Dukhon, Al Waqi’ah, Al Hasyr, At Taghobun, Al Haqqoh, Al Qiyamah, An Naba’, At Takwir, Al Infithor, Al Insyiqoq, Al Ghasyiyah, Az Zalzalah, Al Qori’ah.   Soal: Apa nama surat yang diberi nama dengan nama logam? Jawab: Surat Al Hadid (besi)   Soal: Surat apa yang diawali dengan…
Read More

Kritik Teks terhadap Ibnu Taimiyah (11)

Tauhid
Pembahasan yang akan kami paparkan selanjutnya di bawah ini akan memperjelas metode Ibnu Taimiyah dalam mengeluarkan argumentasi. Dia sendiri menyatakan persetujuannya terhadap argumen tersebut, sebagaimana telah Anda ketahui sebelumnya maupun selanjutnya.   Ibnu Taimiyah kemudian mempreteli aspek-aspek yang menjadi penentu kaidah-kaidah yang telah disebutkan di atas. Dia mengatakan:   “Aspek pertama, di dalamnya terdapat kaidah agung dan menyeluruh.”   Inilah aspek pertama. Ibnu Taimiyah menyebutnya dengan tiga kriteria. Pertama, itu merupakan kaidah. Dalam arti, kaidah tersebut merupakan perkara general yang mencakup seluruh bagiannya. Pada dasarnya, kaidah haruslah bersifat umum, tidak ada pengecualian di dalamnya kecuali jika pembuat kaidah tersebut membuat pengecualian.   Kriteria kedua yang disematkan Ibnu Taimiyah pada kaidah ini adalah “Kaidah yang Agung”. Kata agung di sini mengandung pengertian memiliki kedudukan tinggi dan faedah besar. Pasalnya, kaidah ini…
Read More
Tanya Jawab Quran (9)

Tanya Jawab Quran (9)

Tauhid
Soal: Bagaimana seorang muslim benar-benar melakukan perenungan terhadap Al Quran? Jawab: Imam As Suyuthi berkata: disunnahkan membaca Quran dengan perenungan dan berusaha memahaminya, karena itu adalah tujuan yang mulia dan sebaik-baik perkara. Dengannya dapat melapangkan dada dan menyinari hati. Ciri-cirinya adalah menyibukkan hatinya dengan tafakkur/merenungi ayat yang sedang dibaca, maka ia berusaha mengetahui makna setiap ayat, melakukan kontemplasi perintah dan larangan, lalu meyakininya dengan sepenuh hati.   Soal: Apa nama malaikat yang disebutkan di Quran? Jawab: Jibril, Mikail, Harut, Marut, dan Malik.   Soal: Apa nama-nama surga yang disebutkan di Quran? Jawab: Firdaus, Jannatun Na’im, Jannatu ‘Adn, Jannatul Ma’wa, Darussalam, Al Maqom Al Amin, Darul Khuldi, Darul Muqomah, Maq’ad As Shidqi.   Soal: Apa nama-nama neraka yang disebutkan di Quran? Jawab: As Sa’ir, Saqor, Jahannam, Al Hutomah, Al Jahim, Al…
Read More

Kritik Teks terhadap Ibnu Taimiyah (10)

Tauhid
Teks Keempat Milik Ibnu Taimiyah: “Al-Ma’qul (sesuatu yang masuk akal) sejatinya adalah membandingkan apa yang tidak tampak dengan yang tampak. Ini merupakan kaidah umum nan agung dalam hal logika, pengindraan, dan imajinasi.”   Ibnu Taimiyah menyempurnakan bantahannya terhadap Imam ar-Razi yang nota bene telah meletakkan salah satu kaidah agung dalam ilmu Tauhid, yaitu bahwa Allah itu ada akan tetapi tidak sebagaimana yang terbetik dalam hati manusia. Allah, sebagaimana telah ditetapkan oleh Ahlus Sunnah, tidak sama dengan apa pun, tidak dapat dijangkau pikiran, ilusi, atau imajinasi. Imam ar-Razi dalam seluruh kitabnya menyatakan hal ini.   Akan tetapi, Ibnu Taimiyah tidak legowo dengan pendapat ini. Maka kemudian dia menentang Imam ar-Razi, sebagaimana kita ketahui. Bahkan, dia juga mempertegas argumentasi pihak yang berseberangan dengan teori ar-Razi tersebut dengan menyatakan (1/317):   “Orang-orang yang…
Read More
Tanya Jawab Quran (8)

Tanya Jawab Quran (8)

Tauhid
Soal: Apa hukumnya terjemah secara makna atau tafsir? Jawab: Terjemah secara makna atau tafsir, yaitu penjelasan makna perkataan yang terdapat dalam Quran tanpa keharusan urutan kata per kata sebagaimana ayat yang diterjemahkan, sebagian ulama memberikan rukhsoh asalkan dibutuhkan dalam menyampaikan dakwah, baik itu masalah tauhid atau rukun-rukun ibadah. Barang siapa yang menginginkan lebih dari itu, hendaknya belajar Bahasa Arab.   Soal: Surat apa yang diberi nama dengan nama serangga? Jawab: Surat An Nahl (lebah) Surat An Naml (semut) Surat Al Ankabut (laba-laba)   Soal: Surat apa yang diawali dengan kata “innaa”? Jawab: Surat Al Fath Surat Nuh Surat Al Qadr Surat Al Kautsar   Soal: Surat apa yang dimulai dengan kata “sabbaha”? Jawab: Surat Al Hadid Surat Al Hasyr Surat As Shoff   Soal: Surat apa yang dimulai dengan kata…
Read More

Kritik Teks terhadap Ibnu Taimiyah (9)

Tauhid
Adapun aspek kedua, dia mengatakan:   “Satu hal merupakan perbandingan dari satu hal lainnya. Hal-hal yang dapat diketahui, dilogika, diindra, dan diimajinasikan, merupakan satu perbandingan.”   Perhatikan pernyataan yang gawat ini. Ibnu Taimiyah hendak mengatakan, “Sesungguhnya segala sesuatu yang muncul pada alam indrawi dan imajinasi, maka dia juga pasti muncul di alam nyata dan logika.”   Artinya, jika dikatakan bahwa imajinasi dan pengindraan dalam suatu entitas itu terkadang bisa terjadi berlawanan dengan hukumnya, maka harus pula dikatakan bahwa logika dan pengetahuan dalam entitas tertentu dapat terjadi berseberangan dengan keduanya.   Ibnu Taimiyah melontarkan pernyataan ini tak lain karena dia menyakini bahwa kedudukan indra dan imajinasi sama dengan kedudukan akal. Akal, menurut dia, tak lain hanyalah satu dari beberapa tingkatan benda fisik. Atau, akal merupakan benda fisik sendiri, akan tetapi berbeda…
Read More
Tanya Jawab Quran (7)

Tanya Jawab Quran (7)

Tauhid
Soal: Apa hukumnya memperindah suara ketika membaca Quran? Jawab: Ulama berkata: dianjurkan memperindah suara ketika membaca Quran dengan tidak melebih-lebihkan (dibuat-buat), dengan tertib sesuai kaedah yang ada.   Soal: Apakah boleh mengajari Quran kepada orang kafir? Jawab: Imam Nawawi berpendapat: jika tidak diharapkan keislamannya, maka tidak boleh mengajarinya.   Soal: Apakah boleh orang yang berhadast membaca Quran? Jawab: Dianjurkan ketika membaca dalam keadaan suci, akan tetapi jika seorang yang berhadast membaca Quran, maka boleh menurut ijma kaum muslimin, karena wudhu termasuk adab membaca, dan bukan syarat membaca.   Soal: Apakah boleh membaca Quran di jalan? Jawab: Imam Nawawi berpendapat: tentang membaca Quran di jalan, maka pendapat yang dipilih adalah boleh tidak dibenci, jika tidak bergurau. Jika bergurau, maka itu makruh/dibenci.   Soal: Apa hukumnya membaca Quran tetapi tidak bisa menghapalnya?…
Read More

Kritik Teks terhadap Ibnu Taimiyah (8)

Tauhid
Selanjutnya, Ibnu Taimiyah mengungkapkan bantahan terhadap Imam ar-Razi sebagaimana dia tulis dalam kitab ar-Radd 'ala Asasi at-Taqdis (1/309):   “Jika demikian, pembahasan mengenai hal ini—sebagaimana saya sebutkan—bisa dilihat dari beberapa aspek, pertama: sesungguhnya ini merupakan penjelasan bahwa kuasa Allah itu sempurna, tiada cela sedikit pun dan tidak sama dengan kuasa hamba, sebagaimana kami jelaskan dalam ilmu ini. Ini pasti. Tak ada seorang pun yang mengatakan bahwa kuasa Allah itu berbeda dengan segala sesuatu yang dapat diindra ataupun dilogika, melainkan berbeda dengan standar sifat-sifat kita.”   Tanggapan saya: pernyataan ini murni kekeliruan yang dilakukan Ibnu Taimiyah. Sebab, ar-Razi tidak mengatakan bahwa kuasa Allah yang lebih kuat dari kuasa hamba itu berbeda dengan hal-hal indrawi dan logis, sehingga Ibnu Taimiyah bisa membantahnya dengan bantahan yang naif ini.   Dia bahkan mengatakan, “Di…
Read More